Aurora Tech Award 2025 sudah mengumumkan 5 wanita founder yang jadi pemenang. Acaranya diadakan di Kairo, tanggal 11-13 April. Event ini bahkan menghadirkan 10 finalis dari berbagai negara — para wanita founder yang berkontribusi secara global — untuk berkompetisi mendapatkan hadiah utama.
Para kandidat terpilih berasal dari MENA, LATAM, Asia Tengah, dan APAC dengan startup dari berbagai industri seperti kecerdasan buatan, fintech, dan teknologi kesehatan. Di tahun 2025 ini, ada sekitar 2.018 kandidat dari 116 negara dan jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dibanding tahun lalu.
Tahap akhir kompetisi berlangsung dalam konferensi SHE CAN regional, yang dipandu oleh Entreprenelle, sebuah organisasi terkemuka Mesir yang didedikasikan untuk memberdayakan perempuan melalui pendidikan, pelatihan, dan dukungan kewirausahaan. Sejak didirikan pada 2015, SHE CAN telah menjadi salah satu acara industri paling berpengaruh di wilayah MENA, menarik lebih dari 7.000 peserta setiap tahun.
Top 10 finalis yang merupakan 0,5% peserta, dipilih setelah lolos seleksi beberapa tahap oleh VC. Para finalis harus mempresentasikan projek yang mereka miliki kepada juri lintas fungsi yang terdiri dari investor, operator, dan pejabat sektor publik. Proses penilaian dibuat dengan cukup ketat dengan tujuan untuk menemukan satu hal: siapa founder yang punya visi paling jelas untuk membangun perusahaan yang bisa mengubah pasar global.
Event ini direncanakan dengan sangat matang — mulai dari akses investor sampai makan malam strategis dengan ekosistem teknologi Mesir. Aurora lebih dari sekedar panggung pitching. Ini adalah landasan yang dibangun untuk memberikan founder semua yang mereka butuhkan: pengakuan, akses modal, dan orang-orang yang tepat di ruangan untuk menyusun strategi yang pas.
"Aurora Tech Award bukan hanya sekedar representasi semata — ini tentang mendukung founder dengan potensi tinggi. Wanita di sini terpilih bukan karena jenis kelamin mereka. Mereka dipilih karena mampu membangun bisnis yang harus jadi pusat perhatian para investor. Jika mereka belum diberikan panggung, mereka tidak menunggu — mereka akan membuat panggung mereka sendiri. Aurora ada untuk memastikan mereka mendapatkan modal, platform, dan jaringan untuk melangkah lebih jauh,” kata kepala Aurora Tech Award, Isabella Ghassemi-Smith.
Pemenang Aurora Tech Award 2025 adalah:
Juara Satu: Solape Akinpelu, founder HerVest (Nigeria) – platform fintech yang memberikan akses kepada perempuan Afrika yang kurang secara finansial untuk menabung, investasi, dan kredit, terutama untuk petani kecil perempuan.
Juara Dua: Loretxu Garcia Arraztoa, Nido Contech (Chili)– mengembangkan material alami untuk mengurangi biaya dan dampak lingkungan dalam industri konstruksi.
Juara Tiga: Shreya Prakash, FlexiBees (India) - mengatasi tantangan global yang krusial: rendahnya partisipasi tenaga kerja perempuan. Platform ini menghubungkan perempuan profesional berpengalaman dengan bisnis melalui model kerja yang fleksibel, berbasis proyek, dan remote
Juara Empat: Laura Velásquez Herrera, Arkangel AI (Kolombia) - menggunakan kecerdasan buatan untuk mengatasi penyakit yang dapat dicegah melalui deteksi dini. Platform SaaS AI mengubah data medis menjadi algoritma AI tanpa perlu jago coding.
Juara Lima: Leonie Korn, UpLeap (Swiss) sebuah platform berbasis AI yang merevolusi pelatihan medis melalui simulasi interaktif dan praktis.
“Sangat penting untuk mendukung pengusaha wanita yang berusaha mengatasi tantangan global. Melalui platform Aurora, kami bertujuan untuk menarik investasi masa depan, meningkatkan visibilitas, dan mendorong kerja sama strategis. Misi kami adalah membawa perubahan positif di negara berkembang seperti MENA serta mengangkat kesetaraan gender. Aurora Tech Award bukan hanya penghargaan, tapi juga landasan untuk founder unicorn berikutnya,” kata Evgenia Matrosova Chief Growth Officer, di inDrive
Para pemenang Aurora Tech Award 2025 akan menerima hadiah tunai sebesar $30.000, $20.000, $15.000 untuk juara pertama, kedua, dan ketiga, serta masing-masing $10.000 untuk juara keempat dan kelima. Setiap finalis akan mendapatkan akses eksklusif ke investor, pemimpin industri, dan mitra strategis yang tepat — orang-orang yang dapat mempercepat bisnis mereka untuk bertumbuh. Mereka juga akan mendapatkan akses ke jaringan global inDrive yang mampu memberikan mereka dukungan dan sumber daya yang diperlukan.
Untuk informasi lebih lengkap tentang pemenang Aurora Tech Award 2025, kunjungi www.auroratechaward.com
Tentang proyek
Aurora Tech Award, inisiatif dari inDrive, adalah penghargaan global untuk founder startup wanita yang paling berani dan berpotensi tinggi. Acara ini bukan hanya tentang penghargaan — tapi juga landasan. Aurora memberikan pemenang akses langsung ke investor yang tepat, ahli industri, dan jaringan global—semua yang mereka butuhkan untuk berkembang lebih cepat dan cerdas serta mendominasi industri. Acara ini bukan hanya sekedar kompetisi, melainkan peluang kerja sama yang mempercepat kesuksesan dan membuka pintu ke sumber daya yang penting.
inDrive beroperasi di lebih dari 888 kota di 48 negara. Dengan misi melawan ketidakadilan, inDrive berkomitmen untuk memberikan kontribusi positif buat satu miliar sebelum tahun 2030. Melalui bisnis utama, inDrive memberikan dukungan untuk komunitas lokal dengan model tarif yang adil; dan melalui inVision, lembaga nirlaba. Program pemberdayaan komunitas inVision membantu memajukan pendidikan, olahraga, seni dan sains, kesetaraan gender, dan inisiatif penting lainnya.
inDrive adalah platform transportasi online dan layanan. Aplikasi inDrive sudah di download lebih dari 300 juta kali, dan merupakan aplikasi transportasi online yang paling banyak di download nomor 2 pada tahun 2024. Selain layanan antar-jemput, inDrive menyediakan daftar layanan perkotaan yang terus berkembang, termasuk transportasi antarkota, pengantaran kargo, dan pengantaran paket. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.inDrive.com



