Banyak driver inDrive yang sebenarnya punya pekerjaan lain. Habis kerja, mereka langsung mengantar orang dari A ke B — untuk tambah pemasukan, ketemu orang baru, dan refreshing dari rutinitas. Semua itu jadi alasan buat salah satu driver kami dari Uralsk. Ini ceritanya.
"Aku tahu kalau harus selalu kasih yang terbaik saat bekerja. Tapi aku nggak pernah sangka kalau perjalanan pulang adalah bagian dari kerjaan juga."
Pekerjaan utamaku sebagai paramedis di Uralsk. Sejak lulus dari sekolah medis tahun 2019, aku gabung di layanan ambulans, siap respon panggilan setiap saat. Kalau ada orang yang menghubungi 103, kamu harus selalu siap. Dunia medis memang sudah jadi bagian keluargaku; tradisi turun-temurun. Buat aku, nolong orang nggak pernah jadi pertanyaan — itu selalu jadi jalan hidupku.
Di tempat kerja, teman-teman sering becanda bilang kalau aku “punya banyak anak.” Selama bertahun-tahun, aku udah bantu lahirin tujuh anak perempuan dan satu anak laki-laki. Aku masih ingat satu momen: seorang ayah lagi gendong bayi perempuannya yang baru lahir, terus kasih ke aku sambil bilang, “Ini bukan anakku. Ini anakmu. Kamu yang bawa dia ke dunia ini.
Keluarga adalah jangkar hidupku. Setiap pulang, anak perempuanku yang pertama selalu lari ke pintu. Dia teriak, “Papa!” — dan seketika semua stres seharian hilang. Sejak dia lahir, semuanya berubah. Sekarang aku merasa punya tujuan yang lebih dalam dan tanggung jawab yang besar. Impian terbesarku adalah melihat dia bahagia, mengingat setiap momen masa kecilnya, dan membimbing dia menemukan jalannya sendiri dalam hidup.

Waktu sadar kalau gaji paramedis tidak cukup, aku cari kerjaan tambahan yang bisa fleksibel. Nah, aku di sini pilih inDrive. Semuanya dimulai pas kuliah, padahal aku nggak punya mobil sendiri. Aku cuma pakai mobil bibi sekali atau dua kali sebulan. Pelan-pelan, semuanya berkembang jadi sesuatu yang lebih besar.
Sekarang, kadang aku masih ambil orderan di inDrive setelah selesai shift. Buat aku, ini sudah jadi hobi — cara ketemu orang, berbagi momen-momen kecil, dan merasakan serunya menolong orang dengan cara yang berbeda.
Ini jadi cara lain buat menyebarkan kebaikan. Tujuanku simpel: nolong setiap orang yang aku temui, memastikan mereka sampai dengan selamat dan tepat waktu. Mungkin kalau mereka pulang dengan hati senang, keluarganya juga bisa ikut senang.
Ini seperti boomerang — makin banyak kamu memberi, makin banyak yang kembali kepadamu. Aku bener-bener percaya itu.



